pasar malam perayaan sekaten di tahun ini jelang pada puncaknya. yang belum mampir silahkan mampir dan menikmati pesonanya. sedikit berbagi keramaian, saya merekam keramaian perayaan sekaten tersebut dengan kamera amatir.
pasar malam perayaan sekaten di tahun ini jelang pada puncaknya. yang belum mampir silahkan mampir dan menikmati pesonanya. sedikit berbagi keramaian, saya merekam keramaian perayaan sekaten tersebut dengan kamera amatir.
Ditulis dalam tradisi | Bertanda pasar malam, pesona | Tinggalkan sebuah Komentar »
sekedar main ke basecamp temen. sepertinya ada yang baru neeh. buku yang masih agak baru, hanya saja beberapa halamannya sudah bosen menempel pada penjilidnya. buku dengan sampul yang gelap ber-font besar pada cover sebagai judul bukunya tertulis 5cm. gak pake lama jurus dan kalimat ringan terucap “pinjem baca ya”
yup, membaca buku memang menghibur. di dalam buku tersebut ada beberapa potongan lirik-lirik lagunya. beberapa lirik lagunya cukup asing bagi saya (banyak yang belum saya kenal).
penasaran dengan lagu favoritnya (tokoh) genta dalam buku tersebut, yang telah terkhatamkan. (googling langsung)
lagu yang lawas dan nyaman untuk didengarkan, segera klik download lalu putar berulang-ulang.
Ditulis dalam lagu | Bertanda fly me to the moon, frank sinatra, genta, genta 5cm | Tinggalkan sebuah Komentar »
berkata-kata dan sekuat tenaga menjaga, menjalankan atas kata-kata yang diucapkan, atau istilah umumnya omongannya bisa dipegang gitu. #konsekuen
mampir ke lirik lagu dangdut sebentar; …kau yang berjanji kau yang mengingkari… banyak kasus yang seperti dalam lirik tersebut. dan dunia “perjanjian” itu sering dialami dalam kehidupan nyata. di dunia pelajar ada janji pelajar, mahasiswa ada sumpah mahasiswa, pejabat yang baru dilantik juga biasanya disumpah.
ngomong-ngomong soal dunia perjanjian dan sumpah-menyumpah, yuk..! mampir sebentar ke dunia pewayangan. tokoh ini terkenal dengan janji atau sumpah-sumpahnya.
tepat…, beliau adalah dewabrata putra prabu sentanu.
untuk menjawab kegelisahan sang ayah, yang sedang kasmaran setelah ditinggal sang istri. kasmaran (puber kedua) prabu sentanu kepada setyawati putri seorang nelayan. syarat untuk bisa menjadi suami setyawati cukup berat, yakni dengan menjadikan anak-turunnya sebagai raja-raja penerus tahta berikutnya. tentunya…, prabu sentanu sudah memiliki putra mahkota, yakni si putra gangga dewabrata.
dewabrata mudapun meminang setyawati untuk ayahnya prabu sentanu, sekaligus sebagai ibu tiri untuknya. dengan memenuhi syarat yang diajukan oleh ayah setyawati. sumpah legendaris dari dewabratapun terucap “baiklah, tolong ingat baik-baik kataku ini; anak lelaki yang dilahirkan anak gadismu (setyawati) akan dinobatkan menjadi raja, aku rela tidak naik tahta demi keinginan ayahanda, untuk melanjutkan garis keturunan keluarga” kurang lebih begitulah bunyi sumpahnya.
janji yang tidak main-main tentunya. melepaskan tahta sendiri, untuk mengobati kegelisahan dan kebahagiaan ayahnya.
Ditulis dalam catatan, wayang | Bertanda bhisma, dewabrata, janji, sumpah | 1 Komentar »
lagi-lagi saya hanya bisa menikmati serunya kemeriahan penghargaan Ballon d’Or dari televisi, dan media lainnya. tapi gak apa lah, sudah cukup mewakili rasa penasaran siapa yang bakal jadi pemain terbaik 2011 kali ini.
(gambar diambil dari sini)
yaaah, lagi-lagi si bocah ajaib messi dapat untuk ketiga kalinya, dengan perolehan suara 47,88 % suara (begitu kata berita pagi). rekor ketiga kalinya mas messi yang menyamai rekor pak platini sebelumnya. slamat untuk mas messi sorry gak bisa menghadiri penghargaanmu tadi malam
Ditulis dalam berbagi cerita, olahraga | Bertanda 2011, ballon d'or, pemain terbaik | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kurang lebih sudah sepuluh tahun, mengenal kisah-kisah sang Mullah Nasruddin Hoja, yang mana saat itu saya boleh minjam buku dari mas jarwadi. kisah-kisahnya kocak tapi juga bijak, dan penginnya buku tersebut tidak mau saya kembalikan kepada beliau
walaupun sudah membacanya berulang-ulang. hukum meminjam adalah mengembalikan, dan saya memahami hukum tersebut.
dan…. Kembali membaca kisah sang Mullah Nasrudin Hoja, dan berusaha menuliskannya kembali. kurang lebih begini kisahnya
Beberapa kawan Nasruddin memintanya untuk menjelaskan arti takdir kepada meraka.
“Takdir bisa dirumuskan sebagai salah satu permainan,” kata sang Mullah.
“Misalnya, kalau sesuatu berjalan baik dan kita telah menduga akan berjalan salah, maka kita akan menerimanya sebagai nasib baik. Sekarang kalau sesuatu berjalan jelek dan kita telah mengharapkannya berjalan baik, maka kita trima hal itu sebagai nasib jelek. Tetapi apabila kita menerima sesuatu yang baik atau buruk itu mungkin datang sebagai jalan kita, maka itu yang disebut takdir.”
Apapun takdirnya, semoga itu takdir yang baik.
Ditulis dalam catatan, tulisan | Bertanda Nasruddin Hoja, Takdir | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sedikit tidak seperti biasanya, kali ini sambungan ke dunia lain rada ngambek. Dicoba berulang-ulang juga seperti halnya pada gambar, mungkin bung operator lagi…. yah. Sedikit bersabar untuk kembali bisa ke alam tersebut dan kesabaranpun sedikit terbayar dengan nyala putih yang stabil.
Ditulis dalam kisah | Bertanda disconnected, koneksi | Tinggalkan sebuah Komentar »
Seumur hidup kita tidak akan mampu memahami, bahkan sedikit ilmu pengetahuan jika hanya mengandalkan pengalaman pribadi kita sendiri, tak akan cukup waktu mengingat keterbatasan manusiawi. Berbagai media bacaan, seperti buku dan informasi lainnya hadir untuk membuka pintu-pintu pengetahuan dan menyajikan banyak pengalaman yang bisa kita reguk dan pelajari pelajaran di dalamnya.
Belajar merupakan proses yang brlangsung selama hidup karena proses peningkatan diri tidak akan pernah berhenti selama hidup ini.
Upaya untuk menjadi lebih baik biasanya disebut dengan pembelajaran. Salah satu cara menambah pemgalaman, pemahaman, wawasan dan mental secara individu sebagai keoptimalan pencapaian kompetensi dalam belajar (studi) yaitu dengan membaca.
Setiap pembelajar mempunyai potensi untuk mencapai kompetensi. Setiap individu dari para pembelajar mempunyai karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pengalaman belajar harus disesuaikan dengan karakter masing-masing individu tersebut. Meskipun mempunyai keragaman karakteristik, akan tetapi secara umum belajar memiliki banyak kesamaan , antara lain: sikap ingin tahu, kreatif, sebagai pembelajar aktif, serta sikap mengambil keputusan
Pengalaman dicapai melalui pembelajaran, baik membaca, melihat, mendengarkan, megatakan dan bertindak atau sering disebut pengalaman mental, pengalaman fisik, dan pengalaman sosial.
Membaca merupakan pondasi utama untuk memberikan pengalaman mental bagi pembelajar. Pengalaman sering menjadi guru terbaik bagi kehidupan, yang akan menuntun seseorang guna menemui kedewasaan. Dengan belajar akan melatih kemampuan dan kepekaan seseorang akan informasi dan dalam kehidupan sosial.
Membaca sulit dipisahkan dari poses belajar; belajar untuk membaca dan membaca untuk balajar.
Ditulis dalam catatan, pendidikan, perpustakaan | Bertanda baca, belajar, membaca, membaca sebagai pengalaman belajar, pengalaman | Tinggalkan sebuah Komentar »
Hari Minggu besok 29 Mei 2011, kampung dimana saya tinggal (dibaca nge kos) mengadakan rekreasi bersama. Penghuni sementara seperti saya juga dapat undangan. Pit-pitan (sepedaan) itulah rekreasi yang diadakan. Mengingat dulu semasa masih belajar (dibaca ngaji), kurang lebih tiga tahun ngonthel di kota Jogja. Kini sepeda tersebut saya titipkan di kos teman saya, karena beberapa bulan yang lalu saya pindah kos baru.
Kembali ke pit-pitan di kampung di mana saya ngekos. Seakan membangkitkan jiwa ontheler saya, serasa pingin ikut gowess dalam acara tersebut, tapi yahh agenda lain datang bersamaan. Sekedar tombo ra sido melu, saya meminjam sepeda teman saya yang lagi seneng-senengnya menggowes sepedanya.
Setelah mendapat izin dari pemilik, langsung saja gowess melintasi jalanan.
Dalam angan yang sedikit ngelantur ‘okelah besok beli juga yang beginian’
Sesaat melintas di jalanan, saya menemukan sepeda yang baru diservis. Inilah yang unik dari sepeda di bengkel tersebut.
Trima kasih mas alhan yang sudah meminjamkan sepedanya, salam gowess….
Ditulis dalam kisah, photo | Bertanda bersepeda, gowes, sepeda, sepeda alhan | 3 Komentar »